Dalam mendokumentasikan pesta pernikahan tidak mungkin untuk
mendapatkan semua keseluruhan gambar dari setiap moment , tapi kalau kita
pandai mendapatkan moment –moment yang baik, maka akan sangat mudah untuk
mengedit pesta pernikahan penuh kenangan tersebut.
Satu hal lagi yang penting: bayangkan untuk menggambarkan banyak special shot, misalnya rack focus, crane shot, dan camera moves. Semua itu akan berhasil, jika kamu benar-benar siap dan ahli, juga posisi kamu steady, frame sudah sesuai, expose sesuai, dan jarak juga sudah tepat. Dengan kata lain. Yakinlah, bahwa kamu sudah menguasai basicnya sebelum mengambil moment yang keren.
Satu hal lagi yang penting: bayangkan untuk menggambarkan banyak special shot, misalnya rack focus, crane shot, dan camera moves. Semua itu akan berhasil, jika kamu benar-benar siap dan ahli, juga posisi kamu steady, frame sudah sesuai, expose sesuai, dan jarak juga sudah tepat. Dengan kata lain. Yakinlah, bahwa kamu sudah menguasai basicnya sebelum mengambil moment yang keren.
Sebelum pesta dimulai :
Ruang rias Pengantin saat kamu ditempat, dapat mengikuti
langkah berikut:
Shot buket bunga dan dekorasi utama kamar tersebut. lakukan shot perlahan, camera bergerak pelan dengan rangkaian bunga sebagai focus. Dan lakukan slow zoom out, atau shot yang menggambarkan suasana ruang.
Shot buket bunga dan dekorasi utama kamar tersebut. lakukan shot perlahan, camera bergerak pelan dengan rangkaian bunga sebagai focus. Dan lakukan slow zoom out, atau shot yang menggambarkan suasana ruang.
Persiapan pengantin pria, kamu bisa mengambil beberapa
moment yang unik seperti, saat pendamping pengantin pria mengecek jamnya, atau
saat sedang menyiapkan pakaian pengantin dan accessoriesnya. Atau beberapa
moment lain yang unik dan tidak terduga.
Detail shots (kadang bahkan harus diambil secara macro).
(contohnya: saat akad nikah, pada meja terdapat buku nikah, kotak cincin, dan
mas kimpoi. Anda mungkin bisa mengambil gambar benda-benda tersebut dengan cara
camera moving secara pelan dan mengambil beberapa gambar close up pada setiap
bendanya. Jika mungkin anda dapat menatanya di meja kemudian anda ambil dari
berbagai angle dengan cara zoom in dan zoom out pada alur yang lambat.
Ide tambahan untuk detail shot : selop pengantin, baju
pengantin yang tergantung, perhiasan dan accessories pengantin, tempat cincin,
pengiring pengantin dan penerima tamu.
Exterior Mesjid atau Gereja: Yang menarik adalah memulai
pengambilan dari bagian atas Masjid atau Gereja, kemudian keseluruhan tampak bangunan,
coba untuk menangkap seni arsitektur bangunan tersebut dari berbagai angle,
jangan berdiri mematung dan mengambil satu dinding saja.
Jika disekitar bangunan ada pohon besar yang unik atau
kumpulan bunga yang cantik, maka kamu dapat menggunakan depth of field shot,
focus pada satu titik yang menarik, kemudian perlahan berpindah ke arah
bangunan Masjid atau Gereja.
Pengantin meninggalkan Masjid atau Gereja. Jika pengantin
sudah masuk ke dalam mobil, coba untuk mengambil gambar saat mobil tiba di rumah
dan saat meninggalkan masjid dan gereja.
Saat di Pesta :
Pengambilan gambar secara kontinyu, mulai dari saat
pengantin perempuan berjalan masuk hingga kemudian berdampingan dengan
pengantin pria. Idealnya, gunakan 2 camera.
Tempatkan salah satu di posisi menghadap ke arah pengantin.
Untuk camera lainnya langsung kamu pegang sendiri, posisikan diri di sebelah
depan pengantin perempuan, saat proses shot dimulai, biarkan pengantin berjalan
melewatimu.
Kemudian setelah pengantin perempuan sampai di tempat acara,
pindahkan tripod hingga berada dalam angle yang baik untuk mengambil gambar
saat pengantin mengucapkan janji. Perpindahan posisi camera ini sebaiknya
dikoordinasikan dengan panitia lainnya, kalau perlu dapat dilakukan latihan
terlebih dahulu agar mendapatkan hasil yang maksimal.
Tip lain dari ahli: Jangan membuat pan shot, atau paling
tidak bukan full pan. tidak perlu men-shot punggung orang saat berjalan
melewatimu. Pan saja sedikit saat mereka berjalan masuk agar bisa tertangkap
dalam frame disaat mereka memunggungi kamu.
Sentuhan istimewa di dalam ceremony, seperti penyanyi solo,
orang yang mengaji solo, rangkaian bunga, dekorasi ruang, lighting dll.
Reaction shots dari keluarga besar pengantin, khususnya saat
pengantin mengucapkan janji.
Coba depth of field shot – Contohnya, memfocus soloist
dengan pengantin sebagai background out of focus-nya, kemudian secara perlahan
berganti mengubah focus ke arah pengantin.
Cobalah berlatih, dengan kameramu untuk mendapatkan gambar
yang sesuai. (saat latihan, kamu meminta pengantin untuk berhenti sejenak saat
berjalan keluar kemudian saling mencium ringan sambil membelakangi camera, ini
akan memberikan sentuhan yang manis,)
Setelah Ceremony:
Jika mungkin, lakukan lagi shot saat memasang cincin.
Dapatkan angle close up yang baik saat cincin dimasukkan ke jari, sama baiknya
saat men-shot ekspresi wajah pengantin pria melihat mata pengantin perempuan. (untuk
melakukan hal tersebut, biasanya men-shoot malalui kerudung pengantin
perempuan, melewati pundaknya kemudian perlahan ke arah kanan, sehingga
mengahasilkan sebuah shoot yang menyentuh, tentunya tergantung jenis kerudung
yang di pakai pengantin perempuan,.)
Kamu bisa mengambil moment tersebut dalam beberapa angle dan
bila mungkin memakai beberapa camera.
Ambil video saat photographer sedang melakukan kegiatan
foto. ( beberapa photographer tidak menyukainya, sebaiknya bicarakan dulu) .
Bila kebanyakan hasil shot selama ceremony diambil dari
tripod, dan tripod dalam posisi yang baik maka akan selalu terlihat lebih
professional dibandingkan dengan camera yang dipegang. kamu harus selalu
menyiapkan handheld footage sebelum dan sesudah ceremony, dan pada saat
resepsi. kamu akan mendapatkan hal yang lebih menarik jika anda mempelajari
gerakan handheld camera secara halus, sama halnya dengan hasil dari handheld
steady non-moving shot.
Direcomendasi untuk menggunakan monopod. Sebuah monopod
dapat menghasilkan steadycam untuk tracking shot. Pasang dengan longgar
monopod, dibagian bawah camera. Sebagai contoh dari shot dengan moving
camera,saat pengantin hendak masuk mobil; Start slow, jalan dari belakang ke
depan, pan up dan melewati kerudung, turun kebawah di sebelah supir lalu buka
pintu dan lihat saat pengantin masuk ke dalam mobil dari pintu sebelahnya.
Wedding party meninggalkan masjid atau gereja.
Mobil pengantin meninggalkan masjid atau gereja.
Mobil pengantin sudah di jalan (agak sulit dan kadang waktunya sempit)
Mobil pengantin meninggalkan masjid atau gereja.
Mobil pengantin sudah di jalan (agak sulit dan kadang waktunya sempit)
Di tempat Resepsi:
Shot Exterior pada tempat resepsi, jika semua terlihat
photogenic. Shot flowers, fountains, statues, dll dengan cara terpotong-potong.
Buku tamu. (men-shot closeup pada buku tamu, tangan orang
yang menandatangi, lalu meuju ke tamu yang dikenal baik keluarga pengantin)
Mobil pengantin tiba di tempat resepsi, dan wedding party
hampir dimulai. Hal yang penting adalah. Saat men-set perlengkapan di tempat
resepsi, kamu harus selalu memperhatikan kedatangan para tamu dan pengantin!
Pengantin dan keluarga memasuki ruang resepsi, hingga duduk
di pelaminan (bisa menggunakan handheld camera atau tripod)
Kata sambutan. lebih baik men- shot dengan dua camera, satu
focus pada pembicara, yang lain men-shot reaksi dari pengantin.
Pemotongan Kue Pengantin. (kalau ada)
Saat toss bersama.
Saat tamu bersalaman dengan pengantin
Session foto bersama pengantin
Saat toss bersama.
Saat tamu bersalaman dengan pengantin
Session foto bersama pengantin
Interviews dengan tamu atau orang yang dekat dengan kedua
pengantin.
Waktu tamu mulai pulang.
Waktu tamu mulai pulang.
Cutaways dan detail shots - cake, kado, decoration,
rangkaian bunga, mc, pengisi acara, DJ atau band, dll. Dapatkan copy dari
undangan, dan pernak-pernik lainnya seperti souvenir napkins, dll. Jika
terdapat tatanan gelas yang unik, shot detailnya melalui tatanan gelas tersebut.
Shot juga tumpukan piring, tatanan style makanan shot secara truck dan zoom.
Shot juga meja pengantin termasuk perangkat makannya
Romantic Moments. Kalau mungkin, ambil shot pengantin dengan
background sunset. Shoot dua kali, satu expose mereka dalam silhouette, dan
satu lagi dengan camera light-on untuk memberikan kesan romantic orange glow.
Children: Mau mendapat respond menarik dari anak-anak?,
rubah screen LCD kearah mereka sehingga mereka bisa melihat dirinya sendiri….
Photographer mungkin tidak dapat menangkap gerakan unik mereka dalam waktu lama
seperti anda…. Men- shot pengantin wanita sedang bercanda dengan anak kecil
bisa menjadi moment yang manis.
Pengantin masuk ke dalam mobil, mobil berjalan menjauh.
JANGAN shoot: orang yang sedang makan, kecuali ada moment
istimewa. (atau bisa di edit untuk session lain)
LAKUKAN semua shot kalau bisa sebanyak tiga kali, ganti
setiap angle-nya. Pertama buat shot standard, solid shot, lalu memutar atu
close up, kemudian funky shot, atau creative shot. Kamu akan memerlukannya.
Interview pada suatu pesta pernikahan merupakan seni
tersendiri. Salah satu cara adalah memberikan mike pada tamu dan minta mereka
untuk memberikan beberapa kata kepada pengantin. Ada beberapa pertanyaan yang
mungkin bisa kamu gunakan ;
Bisa anda ceritakan bagaimana kedua pengantin bertemu?
Apa perasaan anda ketika mereka mulai pacaran?
Apa pesan anda untuk mereka?
Kira-kira bagaimana mereka 10 tahun mendatang?
Apa yang paling disukai pengantin wanita dari pengantin pria?
Apa perasaan anda ketika mereka mulai pacaran?
Apa pesan anda untuk mereka?
Kira-kira bagaimana mereka 10 tahun mendatang?
Apa yang paling disukai pengantin wanita dari pengantin pria?
Atau cara lain, sebagi contoh, berikan mike pada sekumpulan tamu dan menanyakan
“siapa gadis yang paling cantik di pesta ini?”, lalu kumpulan tamu menjawab
‘nama pengantin perempuan’, tapi itu semua tergantung dari sang mempelai apakah
menginginkan video pernikahan mereka berbeda atau biasa saja.
Interview kedua pengantin sendiri-sendiri, dan berikan
beberapa pertanyaan yang sama, seperti;
Bagaimana saat mereka pertama kali bertemu?
Ceritakan bagaimana hubungan anda berjalan?
Kapan anda merasa bahwa dia adalah orang yang anda cari?
Ceritakan bagaimana perasaan anda saat pertama dia dilamar?
Apa rencana anda kedepan?
Kemudian satukan komentar mereka berdua. Penjajaran dari kedua viewpoint mereka akan menjadi lucu, mengharukan atau pedas.
Ceritakan bagaimana hubungan anda berjalan?
Kapan anda merasa bahwa dia adalah orang yang anda cari?
Ceritakan bagaimana perasaan anda saat pertama dia dilamar?
Apa rencana anda kedepan?
Kemudian satukan komentar mereka berdua. Penjajaran dari kedua viewpoint mereka akan menjadi lucu, mengharukan atau pedas.
Saat interview, ingat cameramu harus mengambil jawaban yang
lengkap. Contohnya, jika kamu menanyakan ‘siapa nama anda?’ maka harus dijawab
dengan lengkap seperti ‘ nama saya tami’ jangan hanya ‘ tami’. Dengan begitu,
kamu dapat mengedit pertanyaanmu dan direspon secara komplit oleh mereka sendiri.
Terakhir: SENYUM! TAWA! CERIA! Praktekkan beberapa kata-kata
singkat yang membuat orang terlihat relax dan natural, lalu shoot mereka!
Hasilnya akan jauh lebih memuaskan dibandingkan men-shoot orang yang diam kaku
seperti patung
Sumber: http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=15764876

Artikel

Tidak ada komentar:
Posting Komentar